Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Wednesday, May 25, 2011

Berfoto Bareng Kungfu Panda di Universal Studios



Dengan harga S$ 66 (sekitar Rp 457 ribu) untuk hari kerja dan S$ 72 untuk akhir pekan dan hari libur, tiket Universal Studios bisa dibeli langsung di loket atau lewat Internet. Saya membeli tiket lewat Internet untuk mengantisipasi kehabisan kuota, karena jumlah pengunjung per hari memang dibatasi.

Hal pertama yang saya lakukan ketika di sana adalah berfoto-foto di depan bola dunia raksasa di depan gerbang. Setelah itu, berlanjut ke kawasan pertama: Hollywood — yang tentu saja lengkap dengan tulisan “Hollywood” berwarna putih. Saat menyusuri kawasan ini, berbagai suvenir yang imut dan keren sangat menggoda. Sayangnya, super mahal!

Sepanjang jalan disulap menyerupai Hollywood Boulevard di LA, lengkap dengan lampu jalan klasik, pohon-pohon palem dan jalan setapak penuh bintang “Walk of Fame”. Ada juga replika Pantages Theater.

Tidak sampai seratus meter, suasana jalan sudah berubah, sebagai pertanda pengunjung memasuki kawasan New York. Musik, lampu dan desain bangunan pun berganti. Kali ini warna bangunan lebih gelap. Terdengar alunan musik jazz dan terkadang, asap mengepul dari bawah.

Di sebelah kiri jalan, terdapat gedung bernama LIGHTS! CAMERA! ACTION!. Di dalamnya, kita bisa menyaksikan jalannya produksi sebuah film — lengkap dengan adegan dramatis dan efek khusus. Bagi saya, gedung ini sangat keren bagi para peminat film karena menghibur sekaligus bahan referensi yang bagus. Apalagi, Steven Spielberg yang jadi pemandunya.

Atraksi terbesar di kawasan Sci-Fi adalah Battlestar Galactica. Ini adalah dua roller coaster yang memiliki rute berlawanan arah. Kita bisa memilih naik kereta Battlestar Human atau Cyclon. Di titik tertinggi rel, dua roller coster ini akan saling berhadapan seolah-olah akan bertabrakan meski cuma beberapa detik. Sangat mendebarkan jantung.


Selain Battlestar, Universal Studios menawarkan banyak pilihan roller coaster di kawasan lain misalnya Ancient Egypt. Roller coaster di kawasan yang dekorasinya mengundang decak kagum ini bernama Revenge of the Mummy. Pengunjung diajak berputar-putar di ruang super gelap sehingga tidak tahu kejutan apa yang akan muncul di depan mata. Mirip permainan Space Mountain di Disneyland Hong Kong.

Jika sudah lelah, kita bisa mengaso sebentar di pusat makanan Discovery di kawasan Lost World. Dengan patung dua dinosaurus beserta beberapa telur di antara air mancur, makan siang di sini terasa seperti makan siang di sarang dinosaurus.

Sama halnya seperti di Dunia Fantasi atau taman hiburan di negara lain, harga makanan dan minumannya pun mahal, sekitar S$10. Tapi berhubung perut super keroncongan, saya lupa berhitung dan langsung memesan.

Permainan di kawasan Lost World terbagi dua, yakni di taman Jurassic Park dan Water World. Anda bisa mencoba Canopy Flyer (yang mirip Ontang-Anting di Dunia Fantasi) dan berputar mengelilingi kawasan Lost World.


Ada pula Dino-Soarin, Jurassic Park Rapids Adventure dan WaterWorld. Semua gratis. Tetapi jika ingin panjat tebing di Amber Rock Climb, Anda harus membayar biaya tambahan S$ 10.

Jika tidak mau berbasah-basah, Anda sebaiknya menghindari permainan Jurassic Park Rapids Adventure dan sebagai gantinya, menonton atraksi stunt seru di WaterWorld. Diadakan tiga kali sehari (12.00, 14.00, 16.30 waktu setempat), atraksi ini menampilkan adegan-adegan berbahaya yang seolah menyerap kita dalam kobaran api dan tumpahan air.

Sementara itu, di kawasan paling populer Far Far Away, kita bisa mengejar pertunjukan Donkey Live di istana Shrek, serta film Shrek 4D Adventure. Berbeda dengan kawasan lainnya, dua atraksi di kawasan Far Far Away ini tidak berbentuk permainan yang membutuhkan energi ekstra. Kita hanya tinggal duduk dan menonton di ruang berpendingin udara. Tempat lain untuk mengaso sejenak.


Kawasan terakhir yang saya kunjungi adalah Madagascar, tempat rumah Shrek. Atraksi di kawasan ini lagi-lagi roller coaster — yang bernama Enchanted Airways. Bedanya, roller coaster yang ini tidak bikin jantung berdebar.

Satu hal yang wajib dilakukan saat Anda berkunjung ke Universal Studios Singapura adalah berfoto bareng karakter-karakter film seperti Puss In Boots, empat karakter di Madagascar — Alex, Marty, Melman dan Gloria — dan karakter paling culun tapi super kawaii Kungfu Panda.

Dan tentunya, sebelum pulang, sempatkanlah berkeliling toko cendera mata yang imut dan keren di kawasan Hollywood untuk mencari oleh-oleh.


Monday, May 9, 2011

Wisata Auckland


Suku Maori menyebut Selandia Baru Aotearoa (daratan panjang berawan  putih). Lanskap yang menakjubkan dengan hutan rimbunnya, satwa liar dan iklim yang menyenangkan merupakan surga bagi pencari kedamaian, rasa santai, dan ketenangan, termasuk juga taman bermain bagi mereka yang mencari petualangan.

Jika dibandingkan dengan ukuran dengan Inggris, Colorado atau Jepang, populasi penduduk Selandia Baru hanya 4 juta orang, membuatnya menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk terjarang. Perubahan cuaca yang relatif sedikit membuatnya menjadi tujuan wisata yang ideal sepanjang tahun.

Auckland, kota terbesar di Selandia Baru dengan populasi penduduk 1,3 juta orang, dihuni oleh sepertiga penduduk Selandia Baru. Perpaduan kota yang canggih dengan pesisir pantai menghasilkan gaya hidup yang selalu masuk dalam peringkat  10 teratas dunia.  Bayangkan sebuah suasana kota, di mana orang tinggal menempuh waktu setengah jam ke pantai yang indah, jalur pendakian dan lusinan pulau wisata lainnya. Ditambah dengan iklim yang cerah, latar belakang kebudayaan Polynesia dan makanan enak, anggur serta tempat belanja – Anda pasti sudah memperoleh gambaran tentang Auckland.

Auckland merupakan pintu gerbang bagi Anda yang ingin mendapatkan pengalaman berpetualang di Selandia Baru. Auckland adalah tempat yang tepat untuk menikmati budaya perkotaan, makanan dan mode yang memikat Anda. Suasana pantai dan laut yang tenang mengundang Anda untuk bersantai. Auckland juga merupakan keajaiban geografis dengan 48 gunung berapi dan dua hutan hujan basah yang berusia ratusan tahun.

Makanan dan hiburan

Ketika Anda berkunjung ke Auckland, tidak perlu khawatir soal makanan. Anda akan menemukan banyak makanan yang seusai dengan selera. Ada lebih dari 900 restoran tersebar di seluruh kota. Dari makanan di restoran mewah sampai restoran trendy di pinggir kota atau kafe-kafe di dalam kota. Auckland mewah dari segi menu, banyak hidangan yang terinspirasi oleh imigran dari Polynesia, Samoa, Asia dan Eropa. Restoran populer di lembah sungai Viaduct dan Princes Wharf, termasuk Euro dan Wildfire dan Harbourside di Ferry Building.

Berbelanja

Auckland adalah pusatnya perancang busana terkenal Selandia Baru.  Blok di sekitar High Street, Chancery dan Vulcan Lane menampung butik Karen Walker, Workshop, Zambesi dan World, serta lusinan dari perancang Selandia Baru lainnya. Daerah pinggiran kota seperti Ponsonby, Parnell dan Newmarket juga terkenal sebagai tempat tujuan belanja.

Auckland juga tempat belanja yang baik untuk benda-benda seni yang unik serta kerajinan tangan bertema Kepulauan Pasifik. Mal besar dan outlet seperti St Lukes, Albany Westfield, Sylvia Park, Dress-Smart dan Botany Downs banyak tersebar di pinggiran kota. Terdapat juga banyak pasar tradisional bagi para pemburu bahan makanan segar, seni dan kerajinan tangan, pakaian serta barang bekas.


Auckland hanya 30 menit dari manapun

Ya, hanya dalam setengah jam Anda dapat berlayar ke pulau, trekking menelusuri hutan basah, piknik ke gunung berapi, mencoba anggur di kebun anggur, memacu adrenalin dengan sepeda motor 4WD, mendayung kayak di laut, menyelam, berselancar, berkemah, melihat koloni gannet atau hanya berjalan-jalan di pantai pasir hitam.

Pilihlah kereta api untuk sampai ke atas atau mendaki puncak dengan ketinggian 260 meter untuk menyaksikan pemandangan 360 derajat dari Teluk Hauraki dan kota Auckland. Pulau ini mempunyai gua lava, dengan batuan yang unik dan hutan pohutukawa.

Di Pulau Waiheke, Anda akan terus-terusan merasakan musim panas. Begitu menginjakkan kaki di pulau ini, Anda langsung lebih muda 10 tahun. Waiheke, oleh banyak orang, dianggap sebagai bagian dari pengalaman yang paling ajaib di Auckland, dan mudah ditempuh menggunakan kapal ferry. Keindahan pantai Waiheke dan hutannya yang alami berpadu secara harmonis dengan kafe, kebun anggur dan studio seni.


Pulau ini sangat cocok untuk menikmati sehari berbelanja dan mencicipi anggur, atau bahkan bersantai selama beberapa hari. Waiheke terkenal dengan industri anggur, penginapan eksklusif dan banyak seniman besar Selandia Baru yang memilih tinggal di sana. Banyak yang bisa dilakukan di Waiheke, dari menunggang kuda dan wisata pertanian hingga menaiki kayak di laut dan mendaki gunung.

Ada 22 taman konservasi yang mudah dicapai dari pusat kota Auckland. Totalnya, tersedia lebih dari 500 kilometer trek berjalan kaki. Waitakere Ranges  (taman terbesar di Auckland) menyediakan pemandangan yang tepat untuk bersepeda gunung atau sekadar berjalan-jalan. Arataki Visitor Centre, di ujung Scenic Drive Titirangi, menyediakan informasi tentang taman, pantai dan jalur trek di tempat ini.

Di pesisir barat, tempat-tempat berselancar seperti Whatipu, Karekare, Piha, Bethells dan Murawai tak akan terlupakan bagi penggemar olahraga ini. Pastikan untuk memeriksa jadwal penerbangan di koloni gannet Muriwai. Gunakan masker dan snorkel saat menjumpai 'penduduk lokal' di Goat Island Marine Reserve-ikuti petunjuk ke Leigh dari warkworth (utara Auckland)

Mengawal Teluk Hauraki, Great Barrier Island mempunyai pantai alami dan wilayah hutan yang luas. Di sana terdapat beberapa tanaman dan spesies burung yang unik. Keindahan alam seperti ini makin sulit ditemukan di bumi. Semak-semak alami ditambah dengan jalur trek, menuju ke sumber air panas alami  puncak gunung dan bendungan bersejarah Kauri.

Berada 627 meter di atas permukaan laut, Hirakimata (Gunung Hobson) mengundang pendaki dengan pemandangan yang tidak akan terlupakan. Sebagian besar pulau dengan luas 285 kilometer persegi itu sengaja diperuntukkan bagi konservasi, dikelola oleh Departemen Konservasi. Pulau ini menjadi tujuan terkenal untuk menyelam, memancing, berselancar dan berkemah. Setiap hari selalu tersedia jadwal penerbangan.

Gunakan kappal ferry dari pusat kota Auckland melintasi kota pinggir laut Devonport untuk menikmati makan siang di kafe dan berbelanja. Alternatif lainnya, berjalan ke puncak gunung Victoria atau North Head untuk mendapatkan pemandangan luas. Kapal ferry dari Devonport datang dan berangkat setiap setengah jam.

Jika Anda merasa cukup kuat, berjalan kaki dari pantai timur ke pantai barat Auckland untuk melihat banyak pemandangan indah ikon kota. Tanyakan kepada Pusat Informasi Pengunjung di kota ini untuk mendapatkan brosur perjalanan.

Pulau Rangitoto adalah fitur paling mengesankan di teluk Auckland, membawa kita menembus dasar laut sekitar 600 tahun lalu. Kembang api yang keluar dari gunung vulkanik membuat penduduk lokal  Maori menjulukinya “Sky of Blood”. Rangitoto bisa dinikmati dengan tur berpemandu atau sendiri.

Sekitar 20 tahun yang lalu, sebagian besar dari 220 hektar pulau Tiri Tiri Matangi merupakan lahan tandus. Dalam kemitraan unik antara pemerintah dan balai konservasi dari Auckland, dibuatlah ruang terbuka, aman dari hewan predator dan ditanamilah lebih dari 3 juta pohon. Tiri juga memberikan kesempatan pengunjung melihat tempat penangkaran satwa terbuka. Pulau ini merupakan habitat dari banyak burung Selandia Baru yang terancam punah, termasuk kiwi dan takahe. Pemandu wisata tersedia guna membantu Anda menikmati keindahan pulau ini, yang semuanya dikelola oleh Departemen Konservasi.

Gunung tertinggi di Auckland adalah Maungawhau (Mount Eden). Di lereng gunung banyak terdapat rumah-rumah, Maori pa (benteng) yang masih bisa dilihat meski tertutup rumput. Gudang makanan, petak-petak dan rumah tinggal merupakan bukti peninggalan suku Maori dari abad ke 13. Maungakiekie yang dikenal sebagai One Tree Hill, adalah salah satu gunung api terbesar di Auckland. Ini merupakan salah satu situs terbesar suku Maori di Selandia Baru – terasering dan lubang-lubang kumara masih terlihat di sini. Sebuah jejak arkeologi yang membawa Anda ke tempat menarik.


Selandia Baru memiliki empat musim: musim gugur (Maret hingga Mei), musim dingin (Juni hingga Agustus) dan musim semi (September hingga November), musim panas (Desember hingga Februari).

Thursday, April 21, 2011

Panduan Singkat Mengenali Dim Sum


Sebuah perjalanan tak akan lengkap tanpa mencicipi makanan lokal terbaik di tempat tujuan. Benua Asia menawarkan banyak pilihan, dari makanan jalanan di Hong Kong sampai sajian pedas di Sichuan. Salah satu yang mesti Anda coba adalah dim sum, seni kuliner tradisional dari Cina Selatan yang rasanya telah menawan banyak orang, terutama di negara dengan pengaruh Cina yang kuat seperti di Cina (duh, tentu saja), Singapura, Hong Kong, Taiwan dan sebagainya.

Dim sum
Dim sum (yang arti sebenarnya: "menyentuh hati") adalah sebuah pilihan hidangan Cina yang terdiri dari berbagai makanan ringan. Biasa disajikan sebelum tengah hari, dim sum dinikmati bersama teh (yum cha), dan jadi bagian besar dari hidangan Asia. Tak heran, Anda bisa menemukan banyak restoran yang menyajikan dim sum sepanjang hari. Dim sum biasanya dikukus, dipanggang atau digoreng, dan dihidangkan dalam wadah bambu. Berikut ini petunjuk akan beberapa hidangan dim sum yang populer.

Siew Mai
 
Photo Credits - avlxyzHar Gau (lihat gambarnya di bawah ini) dan siew mai (siomay) adalah kombinasi hidangan dim sum yang paling populer. Berkali-kali memakan dim sum, saya selalu memesan keduanya. Inilah dua hal pertama yang akan dipesan oleh ayah saya saat memakan dim sum. Jadi saat kami memikirkan mau makan apa lagi, kami melakukannya sambil mengunyah makanan nikmat ini. Siew mai asli Kanton biasanya terbuat dari daging babi dan jamur, tapi kini Anda bisa menemukan berbagai jenis siew mai sesuai keinginan Anda.

Har Gau

 

Kredit foto - Nate RobertSaya lebih suka Har Gau (kukusan udang) dibanding siew mai. Kulit har gau — yang lebih tipis dan transparan — membungkus udang yang segar dan gendut sehingga membentuk kantong. Biasanya dicelup di campuran kecap, cuka beras bahkan kombinasi mayones dan sambal. Makanan ini mudah jadi favorit, jadi pastikan Anda memesan cukup banyak supaya masing-masing bisa kebagian.
Cheong Fun

 

Kredit foto - WendaliciousMakanan ini berupa gulungan mi beras tipis yang diisi daging, sayur dan berbagai bahan lain. Sebelum disajikan, gulungan ini akan dipotong menjadi beberapa bagian dan sesendok kecap akan dituang di atasnya. Hidangan ini hadir dengan berbagai jenis daging, seperti udang, sapi, char siew, dan youtiao (stik roti goreng Cina), ayam atau ikan. Favorit saya adalah cheong fun dengan youtiao, youtiao goreng renyah yang dibungkus mie tipis akan meleleh di mulut berkat campuran kecap.
Bao

 

Kredit foto - avlxyzTipe bao yang paling populer adalah char siew bao, yang artinya bakpao babi panggang. Ini adalah roti lembut bertekstur unik, yang diisi char siew di tengahnya. Char siew adalah tenderloin babi yang dipanggang perlahan sampai rasanya lembut dan manis, yang pas dengan roti empuk di luarnya. Meski char siew bao adalah hidangan dim sum populer, saya tidak terlalu menyukainya. Rasanya sih enak,tapi ini sangat mengenyangkan. Saya lebih memilih tidak makan char siew bao sehingga bisa makan dim sum lain lebih banyak.
Kue Daikon & Taro

 

Kredit foto - avlxyzIni satu lagi pasangan populer saat memesan dim sum. Dua-duanya terlihat mirip, biasanya dipotong kotak dan digoreng sebelum disajikan. Renyah di luar, tapi lembut di dalam. Kue Daikon terbuat dari parutan lobak dan tepung sementara Kue Taro terbuat dari talas.
Dan Tat

 

Kredit foto - avlxyzDan Tat (Egg Tart) adalah versi Kanton dari tart telur dan vla yang populer di berbagai belahan dunia. Kue ini awalnya ditawarkan untuk bersaing dengan restoran dim sum, tapi ironisnya kue ini justru menjadi bagian dari pengalaman makan dim sum. Banyak variasi yang tersedia, termasuk tart putih telur, tart susu, tart madu-telur dan tart sarang burung. 

Jin Dui

 

Kredit foto - Charles HaynesJin Dui (Bola Wijen) adalah roti goreng berbentuk bola yang luarnya dilapisi biji wijen, sehingga renyah dan kenyal. Roti ini biasanya diisi pasta lotus, kacang merah dan kacang hitam. Tetapi zaman modern ini, jin dui juga diisi cokelat dan bahkan durian.
Chun Juan

 

Kredit foto - avlxyzIni bukanlah sajian dim sum yang khas, karena mudah Anda temukan di berbagai negara dengan macam berbeda. Meski begitu, jenis gorengan yang bisa Anda temukan di restoran dim sum biasanya diisi macam-macam daging.
Fu Pi Quan


Kredit foto - avlxyzMakanan ini mirip lumpia, tapi perbedaannya, lapisan luarnya terbuat dari kulit tahu. Sama seperti lumpia, ada versi goreng dan rebus dengan berbagai jenis isian daging di dalamnya.
Fung Jeow

 

Kredit foto - avlxyz"Ekor Phoenix" adalah nama mewah makanan ini, nama awamnya adalah ceker ayam. Kaki ayam ini pertama-tama akan digoreng kering atau direbus sehingga menggembung, lalu dikukus dan direndam dalam saus kacang hitam. Hasilnya adalah hidangan yang lembap, lembut dan penuh rasa, meski berisi banyak tulang kecil.
Lo Mai Gai

 
Kredit foto - Jason LamTerjemahannya cukup panjang: nasi ketan kukus dibungkus daun lotus. Nasi ketan ini akan diisi daging ayam atau berbagai sayuran lainnya, yang kemudian akan dibungkus daun lotus lalu dikukus. Hidangan ini gurih dan penuh rasa, aroma daun lotus dan ayam meleleh ke nasi ketan. Dim sum favorit saya.
Jelly Almond

 

Kredit foto - jetaloneHidangan penutup ini awam ditemukan dan terbuat dari almond Cina yang manis. Ekstrak susu almond dimaniskan lalu dipanaskan dengan medium agar-agar. Setelah didinginkan, hasilnya adalah puding seperti tahu yang rasanya almond manis.
Puding Mangga

 

Kredit foto - avlxyzInilah hidangan penutup favorit saya: puding mangga. Puding yang sempurna, bertekstur halus seperti sutera, kaya rasa dan menyegarkan. Sebuah cara sempurna untuk mengakhiri pesta dim sum Anda.


Monday, April 18, 2011

Trakai Castle, Kastil Termegah Yang Berada di Tengah Danau


Kastil yang berdiri di sebuah "pulau" di hamparan Danau Galve yang airnya sedingin es, terbentang kastil yang berdiri kokoh sejak abad 14 di Trakai, Lithuania.

Kastil ini dibangun oleh Grand Duke Kęstutis dan diselesaikan oleh putranya, Vytautas the Great yang meninggal di kastil ini pada 1430. Hanya ada satu jalan darat yang menghubungkan ke kastil yang berada di tengah danau, konon memang dibuat agar pasukan musuh tak gampang menembus pada masa perang abad pertengahan dulu. saat masuk ke gerbang kastil , kita segera mendapati arsitektur klasik gaya gothic yang sangat kental. di tengah bangunan berupa istana yang dikelilingi oleh dinding tebal sebagai benteng pertahanan. melangkah ke dalam bangunan sentral, di sana dihiasi dengan kaca patri dan lukisan murai yang menggambarkan kehidupan Kęstutis pada masanya.





Imajinasi akan semakin liar membawa kita ke abad pertengahan, kita bisa membayangkan perang zaman dulu, dari gudang peluru, meriam-meriam, hingga tempat tinggalprajurit yang ada di sana. Jika kita datang pada saat Festival Abad Pertengahan (Medieval Festival) yang terakhir diadakan bulan Juni lalu, kita akan benar-benar merasakan suasana abad pertengahan, lengkap dengan ksatria dan kehidupan pada masa itu. Kita juga bisa larut dengan semua suasana itu, mulai dari menikmati kerajinan perkakas zaman tersebut, perang di zaman pertengahan, ikut berdansa dan berpesta.


Thursday, April 14, 2011

Indonesia Miliki 27 Calon Situs Warisan Dunia

Dalam daftar Situs Warisan Dunia (World Heritage Sites) UNESCO yang dirilis beberapa waktu lalu, tak satupun mencantumkan situs yang ada di Indonesia. Padahal, negeri ini amat kaya dengan berbagai tempat yang layak dilestarikan keberadaannya.

Hingga saat ini, sebanyak 911 tempat telah dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Dari jumlah tersebut, 704 termasuk dalam kategori kebudayaan, 180 dalam kategori alam, dan 27 lainnya dalam kategori campuran. Seluruh situs itu tersebar di 151 negara anggota dari 187 negara yang sudah meratifikasi Konvensi Situs Warisan Dunia.

Indonesia sendiri sampai saat ini memiliki tujuh situs yang sudah diakui sebagai Situs Warisan Dunia. Ketujuh situs itu adalah:

1. Candi Borobudur (diakui pada tahun 1991),
2. Candi Prambanan (diakui pada tahun 1991),
3. Taman Nasional Komodo (diakui pada tahun 1991),
4. Taman Nasional Ujung Kulon (diakui pada tahun 1991),
5. Situs Manusia Purba Sangiran (diakui pada tahun 1996),
6. Taman Nasional Lorentz, Papua (diakui pada tahun 1999), dan
7. Hutan Hujan Tropis Sumatera yang terdiri atas Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (diakui pada tahun 2004).

Selain ketujuh situs yang sudah diakui tersebut, Indonesia masih memiliki 27 situs lainnya termasuk dalam daftar tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO. Daftar tentatif adalah daftar yang memuat berbagai tempat yang diajukan setiap negara untuk dinominasikan sebagai calon Situs Warisan Dunia. Di bawah ini adalah ke-27 situs yang masuk dalam daftar tentatif itu:

1. Kota Tua Banten (19-10-1995),
2. Kompleks Istana Waruga Burial (19-10-1995),
3. Kompleks Keraton Yogyakarta (19-101995),
4. Kompleks Istana Pulau Penyengat (19-10-1995),
5. Candi Sukuh (19-10-1995),
6. Candi Ratu Boko (19-10-1995),
7. Candi Penataran (19-10-1995),
8. Situs Megalitikum dan Rumah Tradisional Ngada (19-10-1995),
9. Pura Besakih (19-10-1995),
10. Benteng Belgica (19-10-1995),
11. Gua Gajah (19-10-1995),
12. Masjid Agung Demak (19-10-1995),
13. Taman prasejarah Gunongan (19-10-1995),
14. Taman Nasional Betung Kerihun (02-02-2004),
15. Kepulauan Banda (07-02-2005),
16. Taman Nasional Bunaken (07-02-2005),
17. Kepualuan Derawan (07-02-2005),
18. Kepulauan Raja Ampat (07-02-2005),
19. Taman Nasional Taka Bonerate (07-02-2005),
20. Taman Nasional Wakatobi (07-02-2005),
21. Lanskap Kebudayaan Bali (18-01-2007),
22. Situs Bawomataluo (06-10-2009),
23. Situs Candi Muara Takus (06-10-2009),
24. Candi Muarajambi (06-10-2009),
25. Situs Gua Prasejarah di Maros - Pangkep (06-10-2009),
26. Pemukiman Tradisional Tana Toraja (06-10-2009), dan
27. Situs Trowulan - Ibukota Kerajaan Majapahit (06-10-2009).

Situs Warisan Dunia UNESCO adalah sebuah tempat khusus (misalnya hutan, pegunungan, danau, gurun pasir, bangunan, kompleks, atau kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO. Program ini bertujuan untuk mengkatalog, menamakan, dan melestarikan tempat-tempat yang sangat penting agar menjadi warisan manusia dunia.

Sunday, April 10, 2011

Cuixmala, Surga Pantai Pasifik Meksiko

Jika Anda sedang berada di Meksiko, jangan lupa singgah ke Cuixmala, kawasan mewah dan sangat terjaga di tepi Pantai Pasifik Meksiko.

Lokasi ini dikelilingi oleh tiga kilometer vegetasi yang subur, laguna dengan pasir pantainya yang keemasan, serta beberapa bangunan vila mewah dan casitas yang mempesona.

Cuixmala menjanjikan sensasi Meksiko yang luar biasa, yang terangkai melalui pelayanan prima, panorama mencengangkan, produk pertanian yang 100% organik dan diolah sendiri, serta habitat dengan berbagai spesies langka yang dengan serius dilindungi.

Tak hanya kekayaan serta pemandangan alamnya saja yang mempesona. Cuixmala juga menghadirkan koleksi villa dan casitas yang dibangun dengan elok, dan tetap memperhatikan lingkungan melalui pemanfaatan berbagai bahan lokal serta warna-warni yang mampu mencerminkan cuaca serta tekstur Cuixmala.

Semuanya, mampu menangkap hembusan angin, hangatnya sinar matahari, dan keindahan landskap yang begitu menawan adalah sebuah formula yang sempurna untuk menciptakan pengalaman tak terlupakan.

Manjakan diri Anda dalam kemewahan surga Cuixmala dengan sekadar bersantai di tepi pantai, atau tantang diri Anda menaklukkan kecantikan alam melalui berbagai kegiatan luar ruang, seperti kayak, berkuda, wisata laguna, polo, golf, dan masih banyak lagi.

Selain wisata menarik, Anda juga dapat menikmati pengalaman kulinari yang sensasional, piknik di Pantai Caleta Blanca, couples massage, tur ke laguna, tur menunggang kuda, complementary kayak dan snorkel, dan margarita setiap hari.

Hmm, nikmatnya Cuixmala, surga Pantai Pasifik Mexico.

Thursday, April 7, 2011

Inilah Keindahan Taman Denali

DI Alaska Range, Amerika Utara terdapat satu tempat yang harus Anda kunjungi, yakni Taman Nasional Denali. Denali atau Gunung McKinley memiliki satu jalan panjang 92 mil (148 kilometer) paling indah menuju ke puncak.

Dari sini, Anda bisa menyaksikan lembah agung dan satu bukit gunung es McKinley lainnya yang ada di sebelahnya. Banyak dari mereka yang datang, memilih untuk mendaki ke gunung es McKinley yang dikenal sebagai puncak tertinggi Amerika Utara.

Meski ada banyak hewan di wilayah Taman Nasional Denali, namun yang paling sering terlihat hanyalah rusa, karibu (bull mosse), dall sheep (domba garut), serigala dan beruang grizzly.

Keunikan lain yang bisa Anda dapatkan dari taman ini adalah cahaya aurora borealis. Panorama indah cahaya ini akan terlihat biasanya sering terlihat di atas Pegunungan Chugach (di selatan taman) pada musim dingin.

Agar tidak terlalu lelah, di pintu masuk taman disediakan transportasi kereta Alaska Railroad yang berjalan dari Anchorage hingga ke Fairbanks dan berhenti di setiap stasiun kereta api Denali.
sumber


Monday, April 4, 2011

Dari Mana Dapat Duit untuk Jalan-jalan?

Saya sering dikira orang kaya — atau anak orang kaya — karena sering jalan-jalan, apalagi ke luar negeri. Ini agak aneh; sebab apa iya hanya orang kaya yang bisa jalan-jalan? Banyak kok orang Indonesia yang bukan orang kaya yang juga banyak jalan-jalan.



Banyak pula yang bertanya pada saya: "Kok bisa punya duit buat jalan-jalan? Dapat dari mana sih?"

Kecuali Anda tajir melintir atau keturunan orang kaya-raya, bekerja sudah pasti menjadi cara mendapatkan uang yang kemudian ditabung. Pastinya metode ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, apalagi kalau tujuan perjalanan Anda luar biasa seperti keliling dunia misalnya.

"Ah, dia sudah manajer jadi gajinya gede," begitu sebagian orang berkilah karena melihat dirinya tidak bisa jalan-jalan juga. Tapi buktinya saya yang kerja sambil kuliah bisa menabung dan jalan-jalan ke Eropa. Dan berapapun gaji saya, tetap saya bisa jalan-jalan.

Tak perlu menunggu jadi manajer untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri. Sekarang pun bisa. (Ilustrasi: Dok.ThinkStock)

Masih merasa tidak masuk akal bagaimana mendapatkan duit untuk jalan-jalan? Mungkin beberapa ide di bawah ini bisa dicoba:

1. Kerja sampingan

Kerja sampingan adalah cara paling mudah mendapat tambahan penghasilan. Variasi pekerjaannya pun sangat luas. Bisa berdagang, mengajar, menulis dan sebagainya. Coba amati sekeliling Anda, cari peluang, dan putar otak untuk menghasilkan uang.

2. Mencari Sponsor

Pernah lihat acara jalan-jalan ke luar negeri bersama artis? Nah, kalau Anda artis atau figur publik, memang gampang sekali mencari sponsor untuk jalan-jalan. Tapi sebagai orang biasa, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan hal itu.

Beberapa biro perjalanan punya "Paket 10 gratis 1". Maksudnya jika Anda bisa mendapatkan sepuluh orang untuk sebuah paket wisata, Anda akan mendapatkan satu paket gratis yang bisa Anda jual lagi atau dipakai sendiri. Kalau Anda tidak menemukan biro perjalanan yang punya paket seperti itu, Anda bisa bernegosiasi untuk membuat paket tersebut.

3. Ikut undian

Di Indonesia banyak sekali undian berhadiah. Hanya dengan membeli sebuah produk, Anda mendapat kesempatan untuk memenangkan sesuatu. Baik berupa uang maupun barang berharga. Bahkan beberapa bank menyelenggarakan undian berhadiah untuk tabungan. Selain uang Anda bertambah karena rajin menabung, Anda juga berkesempatan memenangkan sesuatu. Silakan buktikan kemujuran Anda dan jangan lupa banyak berdoa.

4. Berinvestasi

Anda pasti tahu bahwa beberapa barang nilainya meningkat dengan cepat dalam hitungan bulan atau bahkan hari, misalnya emas dan surat berharga. Sisihkan penghasilan Anda untuk membeli instrumen investasi untuk kemudian dijual sebagai biaya jalan-jalan. Let your money works.

5. Mengatur gaya hidup

Kalau Anda bisa memilah dan memilih dari sekian banyak kebiasaan Anda, pasti ada yang bisa dibuang supaya menghasilkan uang, seperti mengurangi belanja atau "ngafe". Kalau mau sering jalan-jalan, jangan ragu mengurangi kegiatan yang menghabiskan uang hanya demi gaya. Jika perlu, bawalah makan siang dari rumah demi kesehatan tubuh dan kantong. You gain some, you lose some.

6. Cuci gudang

Kapan terakhir kali Anda "membereskan" rumah, dalam arti membuang barang yang tidak perlu? Jika Anda cermat, banyak sekali barang di rumah kita yang tidak perlu-perlu amat dimiliki. Silakan pilah dan pilih barang yang tidak Anda perlukan tapi masih cukup bernilai, kemudian buatlah garage sale. Lumayan, kan?

Seperti halnya ke Roma, ada banyak jalan menuju jalan-jalan. Jangan jadikan "tidak punya duit" sebagai dalih. Mulailah rajin menabung, cermat mencari peluang, berpikir kreatif dan segera jalan-jalan!
sumber : yahoo.com

Berapa Hari yang Dibutuhkan untuk Jalan-jalan?

Saat merencanakan cuti untuk jalan-jalan, seringkali kita malah tidak tahu berapa hari yang dibutuhkan meski destinasi sudah ditentukan. Padahal menentukan durasi perjalanan itu penting.

Kebanyakan dari kita berharap dapat mengunjungi banyak tempat dan melihat banyak hal dalam satu perjalanan. Namun harus disadari, tidak semua tempat bisa dipukul rata dalam hal durasi mengunjunginya. Ada tempat yang bisa dilihat dalam waktu satu jam, ada yang beberapa jam, tapi ada juga yang seharian penuh.

Tanpa perencanaan, seringkali kita akan terbirit-birit di satu tempat, sementara di tempat lain "mati gaya" tidak tahu mau berbuat apa.

Sebenarnya, menentukan berapa lama sebaiknya kita menghabiskan waktu di satu daerah bisa didapat jika kita "memetakan" destinasi dengan baik. Pelajarilah secara detail destinasi liburan Anda. Makin tidak jelas suatu destinasi, harus makin detail info yang Anda gali.

Berikut ini beberapa cara "memetakan" destinasi:

Puluhan kelompok kesenian Jathilan dari lima kabupaten se-DIY melakukan Pawai Jathilan di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Tempo/Arif Wibowo

Luas area dan sarana transportasi

Kita ambil contoh destinasi Yogyakarta dan sekitarnya. Area inti kota ini sebenarnya tidak terlalu luas, sehingga bepergian dari satu tempat ke tempat lain tak memerlukan banyak waktu. Sarana transportasi pun mudah didapat dengan banyak pilihan: bus umum, taksi, motor atau mobil sewaan, dll.

Namun bagaimana dengan lalu lintasnya? Ada daerah dan waktu tertentu yang sering macet, contohnya di Maliboro sore hari. Ini berarti Anda harus cermat memilih waktu kunjungan ke daerah tersebut. Sedangkan daerah wisata yang terletak di luar kota (candi Borobudur, misalnya) tentu membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

Menentukan skala prioritas

Dari sekian banyak daerah wisata yang ada di Yogyakarta, mana yang akan Anda kunjungi? Jika jawaban Anda adalah semuanya, maka Anda perlu menentukan skala prioritas.

Seandainya mengunjungi candi menjadi prioritas utama, buatlah daftar candi yang akan Anda kunjungi, luas tiap candi dan lokasinya. Catat juga apakah Anda menginginkan hal spesifik seperti menonton sendratari Ramayana pada malam hari di candi Prambanan. Dari situ Anda bisa melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan kunjungan ke candi. Bisa jadi Anda akan menghabiskan waktu lebih dari satu hari hanya untuk melihat candi — mengingat banyaknya candi di sekitar Yogyakarta.

Ukur kemampuan fisik

Jalan-jalan memang mengasyikkan, tapi bukan berarti tidak melelahkan. Jangan ngotot mau melihat banyak tempat tanpa menyisakan cukup waktu untuk istirahat. Kalau Anda menghabiskan waktu dari pagi sampai malam untuk naik turun berbagai candi, berilah kesempatan tubuh Anda untuk sedikit santai keesokan harinya dengan tur ringan.

Jalan-jalan ke satu atau dua tempat di dalam kota sudah cukup. Mungkin bisa ditambah acara memanjakan diri seperti pijat atau spa di sekitar penginapan. Setelah selingan tur ringan satu hari, besoknya Anda bisa kembali "gas pol" untuk mengunjungi berbagai tempat lainnya.

Membuat rencana perjalanan

Setelah mendapatkan gambaran dari tiga tahap di atas, Anda bisa membuat rencana perjalanan (itinerary) dengan detail lengkap dengan jadwal. Jika ternyata waktu yang dibutuhkan lebih panjang dari waktu yang Anda sediakan, kurangilah tujuan yang hendak Anda kunjungi — jangan malah mengurangi waktu istirahat. Kenyamanan perjalanan itu penting, termasuk nyaman dalam arti tidak kelelahan. Kalau dipaksakan, Anda bisa jadi malah jatuh sakit dan merepotkan semua orang.

Memetakan destinasi memang tidak selalu mudah, apalagi kalau destinasi Anda adalah tempat terpencil dan kepastian alat transportasi sulit diandalkan. Untuk kasus seperti itu, menyediakan beberapa hari tambahan/cadangan adalah wajib hukumnya. Jika tidak bisa, ya jangan pergi ke sana.

Juga jangan nekat pergi ke beberapa kota dengan seabrek tujuan kunjungan hanya karena Anda ogah rugi. Alhasil jalan-jalan bukan lagi acara "melihat dan menikmati" tapi sekadar foto-foto untuk "update status”.
sumber : yahoo.com

Wednesday, March 30, 2011

Panduan Singkat Bertualang ke Pulau Sumba

Berikut panduan singkat untuk bertualang di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Menuju Sumba

Pulau Sumba dapat dicapai melalui udara lewat dua bandaranya. Bandar udara Tambolaka di Sumba Barat dan Bandar Udara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur.

Penerbangan dilayani setiap hari oleh Merpati, Batavia dan Transnusa. Dari Jakarta pesawat akan transit di Denpasar, Bali sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau ini. Penerbangan oleh Merpati bertujuan akhir ke Kupang, dengan jalur Denpasar-Tambolaka-Waingapu-Kupang dan sebaliknya. Perjalanan udara dari Tambolaka ke Waingapu memakan waktu kurang dari 10 menit, saat yang tepat untuk mengamati Sumba dari udara.


Pulau ini juga bisa dicapai melalui laut dari pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.



Transportasi

Jangan lupa membawa peta pulau maupun peta kota untuk memperkirakan jarak dan lokasi. Peta dapat diunduh dari beberapa situs panduan perjalanan.

Kondisi jalan utama yang menghubungkan kota-kota utama di Sumba sudah relatif baik. Jalan-jalan yang lebih kecil masih banyak mengalami kerusakan, berlubang dan berlumpur saat hujan. Ada beberapa jembatan yang masih dalam perbaikan sehingga pengendara kendaraan bermotor harus menyeberangi sungai.

Transportasi umum tersedia pada jalur-jalur utama. Angkutan antar kota menggunakan mobil elf, biasanya sangat penuh sampai penumpang bergelantungan di pintu dan atap mobil. Jalur menuju daerah yang lebih terpencil dilayani oleh beberapa truk dengan jadwal tak menentu.

Dua kota besarnya, Waingapu dan Waikabubak dapat dicapai dengan travel seharga Rp 50 ribu dengan waktu tempuh 5 jam. Travel akan menjemput dan mengantar penumpang ke tempat tujuan.

Pengelola hotel biasanya bisa membantu mencari motor maupun mobil yang disewakan. Tarif penyewaan motor lengkap dengan pemandu Rp 200 ribu. Adapun tarif sewa mobil mulai Rp 400 ribu.


Kuliner dan suvenir

Hampir tidak ada makanan khas yang dijual di Sumba. Ditambah lagi, jarang sekali ada warung yang menjual makanan. Tempat makan hanya ada di pusat kota. Meski sebagian besar penduduk beragama Kristen, makanan halal dapat diperoleh dengan mudah. Jika ingin pergi jauh seharian ke daerah terpencil, sangat disarankan untuk membawa bekal dari kota.

Oleh-oleh khas Sumba adalah ikat tenun. Beberapa kampung adat juga merupakan penghasil ikat tenun terbaik. Sempatkan melihat proses tenun dan pewarnaan dengan menggunakan bahan alami yang didapat dari alam. Motif tenunan berbeda di masing-masing daerah. Sumba barat punya tenunan bermotif lebih sederhana dari Sumba Timur.



Menginap

Ada beberapa pilihan menginap murah seharga Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu, terutama di ibukota kabupaten. Biasanya hotel juga menyediakan transportasi dari dan menuju bandara. Ada pula pilihan untuk menginap di resort berbintang seperti Nihiwatu di Sumba Barat.


Pilihan waktu terbaik

Pejalan yang berkunjung pada musim hujan akan bertemu Sumba yang hijau, basah dan bersyukur atas hujan. Padang sabana terbentang seperti karpet hijau sejauh mata memandang.

Mengunjungi Sumba pada musim hujan artinya harus siap menembus jalan yang berubah menjadi kolam berlumpur. Pada umumnya kondisi jalan utama Sumba sudah cukup bagus. Namun untuk menuju pantai maupun kampung adat di pedalaman, perjalanan harus melewati jalan tanah yang akan becek ketika hujan turun.

Tak demikian keadaannya pada musim kemarau. Saat itu padang hijau akan diganti warna cokelat karena rumput kekeringan. Sumba memang masyhur dengan cuacanya yang panas dan kering. Taufik Ismail dalam puisinya yang berjudul Beri Aku Sumba menceritakan Sumba sebagai "cuaca tropika, kering tanpa hujan ratusan hari."

Saat musim panas, transportasi menuju tempat terpencil lebih mudah. Langit nampak biru dengan malam penuh bintang sehingga memungkinkan petualangan di alam bebas seperti hiking atau berkemah.

Upacara adat


Selain memperhitungkan cuaca, waktu terbaik untuk melakukan perjalanan di pulau ini adalah saat digelarnya upacara adat. Upacara yang sayang untuk dilewatkan adalah Pasola, "perang" dua pasukan berkuda dengan cara melempar lembing dari atas kuda.

Upacara adat Pasola digelar empat kali setahun di empat tempat berbeda, biasanya pada Februari dan Maret. Hanya pemuka adat yang bisa menentukan kapan tanggal pasti Pasola digelar, karena upacara ini harus dilakukan bertepatan dengan munculnya cacing Nyale dari laut.

Upacara dimulai sejak dini hari dengan kegiatan mencari nyale di pantai. Sesudahnya barulah para rato bersiap di atas kuda, tanpa pelana. Pasola merupakan kegiatan yang berisiko tinggi karena melibatkan . Peserta Pasola tak takut darah yang tumpah. Luka dianggap biasa dan kematian tak menyisakan dendam.

Adapun pada bulan Oktober atau November terdapat upacara penutupan Wula Podu di Waikabubak, Sumba Barat. Wula podu adalah bulan larangan yang berlaku di Kampung Tarung, Prai Klembung dan Waitabar. Pada bulan larangan para penghuni kampung banyak dilarang melakukan berbagai kegiatan - bahkan tak boleh menangisi keluarga yang meninggal. Pada akhir Wula Podu penduduk mengadakan pesta adat yang sangat meriah dengan korban binatang dan tari-tarian.

Upacara pemakaman juga menjadi atraksi menarik bagi para turis. Pemeluk kepercayaan Marapu percaya bahwa orang mati membutuhkan bekal untuk pergi ke alamnya. Jenazah akan dibungkus dengan berlapis-lapis kain tenun, diiringi dengan penyembelihan korban hewan dalam jumlah banyak. Puluhan kerbau, puluhan babi dan ratusan ayam dipercaya bisa menjadi bekal almarhum menjadi roh penghuni Marapu.

Semua upacara ini tidak diadakan secara teratur menurut kalender masehi. Untuk mengetahui kapan upacara-upacara ini diadakan, sebaiknya hubungi biro perjalanan maupun hotel sebelum merencanakan perjalanan.
sumber : yahoo.com

Tuesday, March 29, 2011

Danau Dua Rasa

Jauh di pedalaman Kalimantan Timur sana, terbentanglah Danau Labuan Cermin. Danau bening ini istimewa karena memiliki laut di dasarnya. Laut di dasar danau? Benar, danau ini memiliki aliran air asin yang hanya ada di bagian bawah danau.

Yahoo!/Famega Syavira
Labuan Cermin terletak di Kecamatan Biduk-biduk, Kalimantan Timur. Jika dilihat di peta, letaknya tepat di punggung hidung Kalimantan. Tempat ini bisa ditempuh dalam tiga jam perjalanan laut dari Derawan.

Bagian atas Danau Labuan Cermin berisi air tawar seperti danau pada umumnya. Namun beberapa meter di bawahnya terdapat aliran air asin. Anehnya, kedua jenis air ini tidak tercampur. Secara kasat mata dapat dilihat bahwa air laut dan air tawar dipisahkan oleh lapisan serupa awan.

Belum ada yang melakukan penelitian di daerah ini sehingga terbentuknya fenomena ini masih menjadi misteri.

Lapisan keruh berwarna putih itu diduga hasil pembusukan organisme dasar labuhan yang terperangkap dan tak bisa pergi. Dua jenis air di danau ini juga menghadirkan organisme dari dua dunia. Ikan air tawar hidup di permukaan, sedangkan ikan air laut bisa ditemukan di dasar danau.

The Nature Conservancy/Rudyantoi
Saat saya kesana, kebetulan lapisan air tawar sedang tipis. Awak kapal menyelam dan sempat mencicipi air asin di kedalaman sekitar dua meter. Rupanya ketebalan lapisan air tawar dan air asin bisa berubah sesuai dengan pasang-surut air laut.

Danau mungil ini dikelilingi hutan dan ada tebing menjulang tinggi di salah satu sisinya. Sambil berenang kami disuguhi musik hutan — suara burung dan serangga. Tak mengherankan jika danau ini diberi nama Labuan Cermin: airnya jernih sekali sampai orang bisa bercermin di atasnya. Arus di beberapa tempat cukup kuat dan mudah menyeret orang yang tak bisa berenang.


The Nature Conservancy/Rudyanto
Untuk menuju tempat ini kami harus menumpang sampan nelayan dan melewati perjalanan selama 15 menit, menembus semak bakau dan hutan. Hutan itu masih dihuni aneka binatang liar seperti monyet, bekantan, berang-berang dan beruang madu.

Karena jaraknya cukup jauh dari kota, jarang atau hampir tidak ada turis yang berkunjung ke sini. Tempat ini hanya dikenal oleh orang-orang lokal dari sekitar daerah itu. Fasilitas dan prasarana pun masih seadanya. Tempat kami menginap adalah sebuah Pusat Informasi Nelayan (PIN) binaan The Nature Conservancy, lembaga pegiat pelestarian lingkungan yang mengundang saya mengunjungi tempat ini.

PIN berbentuk rumah panggung di tepi muara sebuah sungai, hanya beberapa ratus meter dari laut. Rumah itu punya semacam dermaga kecil tempat menambatkan perahu. Sungai di depan PIN berair payau. Kadar keasinannya tergantung pada pasang-surut air laut. Ketika laut surut, sungai berubah menjadi sangat jernih sehingga dasarnya dapat dilihat dengan jelas.


The Nature Conservancy/Rudyanto
Dari beranda kita bisa melihat ikan berseliweran. Ardi, anak nelayan yang suka bermain di PIN menjelaskan pada kami jenis-jenis ikan itu. Ada ikan yang banyak durinya, ada ikan yang menyengat dan ikan yang bertubuh pipih panjang. Tak hanya dikunjungi oleh para nelayan, PIN juga menjadi tempat berkumpul anak-anak nelayan yang hendak menonton film tentang kehidupan laut atau membaca koleksi perpustakaan.

Hari mulai gelap saat beberapa nelayan berangkat melaut. Adapun kami menghabiskan malam dengan minum kopi di beranda dan menatap air sungai dan bulan nyaris purnama. Suasana damai yang tak bisa ditemui di kota.
sumber : yahoo.com

Monday, March 28, 2011

Keindahan Pulau Komodo

Kehadiran Taman Nasional Komodo yang menjadi salah satu nominator kompetisi voting populer “New 7 Wonder” saat ini cukup mengundang daya tarik. Kontroversi yang menyertai ajang tersebut tentu sama sekali tidak berpengaruh pada upaya-upaya intensif untuk terus menjaga kelestarian taman yang pada 1986 ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.


Taman Nasional Komodo terletak antara Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur ini mencakup tiga pulau besar yaitu  Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil dengan wilayah darat seluas 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km². Secara administratif kawasan ini terletak di dalam wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Taman Nasional yang ditetapkan sebagai kawasan pelestarian hutan oleh menteri Kehutanan dengan luas 132.572 Ha ini pada awalnya dibentuk dengan tujuan melestarikan spesies komodo atau kadal raksasa  yang unik dan langka.


Foto: Tempo/Supriyanto Khafid
Komodo yang dikenal dengan nama ilmiah Varanus komodoensis adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Oleh penduduk setempat, komodo kerap disebut Ora.

Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup. 

Komodo ditemukan pada 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional didirikan untuk melindungi mereka.

Foto: Tempo/Agus Hidayat
Sebenarnya daya tarik Taman Nasional Komodo tidak semata-mata oleh kehadiran Komodo belaka. Seperti yang saya kutip dari situs resmi Kementerian Kehutanan yang mengelola situs Taman Nasional Komodo ini, panorama savana dan pemandangan bawah laut merupakan daya tarik pendukung yang potensial. Wisata bahari misalnya, memancing, snorkeling, diving, kano, bersampan. Sedangkan di daratan, potensi wisata alam yang bisa dilakukan adalah pengamatan satwa, hiking, dan camping. Mengunjungi Taman Nasional Komodo dan menikmati pemandangan alam yang sangat menawan merupakan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi antara lain:

1. Loh Liang: merupakan daerah konsesi wisata yang dikelola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, babi hutan, pengamatan burung, bermain kano dll.

2. Pantai Merah: merupakan pantai dangkal yang indah dengan terumbu karang yang menawan. Aktivitas yang biasa dilakukan oleh turis yang berkunjung adalah snorkeling atau mandi matahari.

3. Loh Sebita: Loh Sebita merupakan daerah mangrove dan aktivitas yang cukup menarik untuk dilakukan adalah pengamatan burung serta trekking.

4. Loh Buaya: merupakan daerah konsesi wisata yang dielola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, kerbau, burung, monyet ekor panjang, kuda liar, pengamatan burung, bermain kano, dll.

5. Pulau Kalong: Aktivitas yang dapat dikunjungi antara lain pengamatan koloni kelelawar dalam jumlah yang cukup besar. Pengamatan paling menarik dilakukan pada saat sore hari dimana kelelawar mulai keluar untuk mencari makan.

6. Golo Kode: Dari puncak bukit yang dikenal dengan Golo Kode, pengunjung dapat menyaksikan panorama dan bentang alam yang cukup fantastik karena keterwakilan berbagai tipe ekosistem dapat disaksikan dari tempat ini.

7. Selat Molo: selat yang memiliki arus deras seperti air sungai yang mengalir pada saat pasang.

Terdapat 36 situs penyelaman di dalam kawasan TN. Komodo. Yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara untuk menyelam dan snorkeling yakni: Pulau Tatawa, Pantai Merah, Gililawa Laut, Loh Dasami, Pillar Steen, Batu Bolong dan Taka Makasar.

Untuk mencapai tempat ini bisa dilakukan lewat jalan Lewat darat melalui Bali - Mataram (P. Lombok) – Bima - Sape (P. Sumbawa), kemudian diteruskan dengan perjalanan menggunakan kapal feri setiap hari menuju Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo pengunjung dapat berkunjung ke Taman Nasional Komodo menggunakan kapal boat atau speedboat. Alternative lain adalah melalui udara, pengunjung dapat menggunakan transportasi udara dari Bali (Denpasar) menuju Labuan Bajo setiap hari dengan maskapai penerpangan yang ada diantaranya; Indonesian Air Transport (IAT), Merpati, dan Trigana Air.
Sumber : yahoo.com

Nirwana Bahari Derawan



Sebuah nirwana tropis berada di salah satu pulau wilayah Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Berau dan di Selat Sulawesi, tak jauh dari perbatasan Malaysia. Pulau Derawan menjadi sebuah destinasi wisata bahari pilihan menawan buat Anda yang menyukai pantai dengan hamparan pasir putih lembut berkilat serta air jernih. Apalagi ditambah bonus menjumpai penyu-penyu jinak yang berenang-renang riang saat kita melakukan penyelaman.

Terkadang saat duduk di ujung jembatan kayu yang mengarah ke laut, kita dapat menyaksikan penyu-penyu hijau itu hilir mudik di permukaan air yang bening. Sesekali bahkan penyu-penyu tersebut nampak berkeliaran di sekitar cottage yang berada di pesisir pulau. Saat malam tiba, beberapa penyu naik ke darat dan bertelur di sana.

Paduan warna laut dan lumut yang memukau menghasilkan gradasi warna biru dan hijau, serta hutan kecil di tengahnya, membuat pulau ini menyajikan pemandangan alam begitu indah yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Yang tersisa, kenangan mendalam.



Dr. Carden Wallace dari Museum Tropis Queensland, Australia pernah meneliti kekayaan laut Pulau Derawan dan menjumpai lebih dari 50 jenis Arcropora (hewan laut) dalam satu terumbu karang. Tak salah kiranya jika Pulau Derawan terkenal sebagai urutan ketiga teratas di dunia sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf internasional

Pulau ini memang relatif kurang begitu dikenal khususnya di dalam negeri karena untuk mencapainya butuh perjuangan tersendiri yang cukup berliku. Anda mesti menuju ke Balikpapan dulu dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta atau Denpasar, untuk menuju pulau ini. Kurang lebih dua jam waktu tempuh penerbangan dari Jakarta ke Balikpapan.

Dari Balikpapan, Anda masih harus terbang menuju Tanjung Redeb selama satu jam dengan menaiki pesawat kecil yang dilayani oleh KAL Star, Deraya atau DAS. Selain itu, Tanjung Redeb juga bisa dicapai melalui laut, dengan menaiki kapal dari Samarinda atau Tarakan ke Tanjung Redeb dilanjutkan dengan menyewa motorboat menuju pulau Derawan dengan lama perjalanan kurang lebih 2 jam.


Banyak wisatawan manca negara yang baru turun dari pesawat di bandara Kalimarau, Tanjung Redeb langsung berangkat ke pulau Derawan dengan motorboat yang sudah ditambatkan di sebuah pelabuhan khusus.

Alternatif lain bisa juga melalui perjalanan darat dari Balikpapan ke Tanjung Batu lalu dari sana menyeberang ke Pulau Derawan. Hanya saja ini bukan pilihan yang bagus karena perjalanan penyeberangan itu sendiri memakan waktu hingga belasan jam dengan medan yang relatif tidak menyenangkan.

Meskipun begitu, tahukah Anda, justru banyak wisatawan asing yang sudah tahu lebih banyak soal keberadaan pulau eksotis ini. Sejumlah wisatawan Jepang dari Tokyo melalui travel yang ada di sana “tembak langsung” berangkat ke Singapura atau ke Sabah kemudian melanjutkan perjalanan ke Balikpapan, lalu ke Tanjung Redeb menggunakan pesawat kecil.

Mereka memanfaatkan waktu mereka selama di Derawan dengan menyelam, menyusuri keindahan bawah laut di pulau tersebut yang memang merupakan lokasi terbaik untuk olahraga selam. Apalagi dengan kondisi pulau yang terpencil dan “masih perawan” kian menambah pesona siapapun juga untuk menikmatinya selama mungkin.


Tak usah jauh-jauh, hanya dalam jarak 50 meter dari bibir pantai, kita sudah dapat menyaksikan terumbu karang yang indah dan ikan-ikan beraneka warna hilir mudik. Airnya sangat bening. Anda pun bisa menyewa snorkel seharga Rp 30 ribu per hari. Bila ingin menyelam lebih dalam, kita dapat menemukan ikan-ikan yang lebih “eksotis” seperti kerapu, ikan merah, ikan kurisi, ikan barracuda, teripang, dan kerang. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall" karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).

Pulau Derawan menyediakan fasilitas-fasilitas tempat penginapan (cottage), penyewaan peralatan menyelam dan juga restoran. Ada pula penginapan-penginapan bertarif murah yang dikelola oleh warga sekitar. Kisaran harganya mulai dari Rp 45 ribu sampai Rp 100 ribu/malam.

Masih belum puas?

Anda dapat meninjau juga pulau lainnya yang berada di sekitar Derawan. Misalnya: Pulau Sangalaki, Maratua, dan Pulau Kakaban yang mempunyai keunikan tersendiri. Ikan Pari Biru (Manta Rays) yang memiliki lebar mencapai 3,5 meter berpopulasi di Pulau Sangalaki. Malah bisa pula ditemui—jika cukup beruntung—ikan pari hitam dengan lebar “bentang sayap” 6 meter . Sedangkan Pulau Kakaban mempunyai keunikan yaitu berupa danau prasejarah yang ada di tengah laut, satu-satunya di Asia.
Oleh Amril Taufik Gobel
Sumber : yahoo.com

Kerajaan Manta di Kepulauan Derawan

Pari manta adalah spesies ikan pari berukuran paling besar di dunia. Jenis paling besar bisa tumbuh hingga mencapai 7 meter dengan berat lebih dari 2 ton. Saya mengunjungi salah satu kerajaan manta di Indonesia yang terletak di perairan sekitar Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur.

Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Ikan dengan nama latin Manta birostris ini akan menampakkan diri saat air pasang. Air pasang membawa serta plankton yang merupakan makanan kesukaannya. Tandanya, air laut yang semula biru jernih mulai berwarna keruh akibat plankton.

Pulau Sangalaki bisa dicapai dalam satu jam perjalanan dengan kapal motor dari Pulau Derawan. Tak lama setelah tiba, kami melihat manta mulai berdatangan dan berenang tepat di bawah permukaan air. Kami mencebur ke laut, beberapa puluh meter dari manta. Speedboat tak boleh terlalu dekat karena bisa menakuti binatang jinak itu.

Saya lalu berenang sekuat tenaga untuk mencapai manta. Bukan berenang sebenarnya, karena saya sama sekali tak bisa dan tak tahu teknik berenang. Tepatnya, berusaha menggerakan badan untuk maju. Beruntung, manta berenang langsung ke arah saya.

Sosoknya yang hitam dan menyeramkan membuat saya terdiam sementara dia terus menuju pada saya. Wujudnya sangat besar dengan mulut lebar mengingatkan saya pada pari berekor tajam yang bisa membunuh manusia. Padahal, manta yang ini tak berbahaya. 

Sesaat sebelum kami bertabrakan, manta meliukkan tubuhnya ke dasar. Gerakannya anggun sekali seperti penari. Dia lalu meliuk lagi kembali ke arah kedatangannya. Manta berenang cepat dan saya hanya terpaku menatap kepergian si manta hitam anggun.

Photo credits - ThinkStock
Tak hanya satu manta yang muncul, ada beberapa yang berenang di sekitar. Binatang ini juga dikenal suka melompat ke permukaan air. Jika beruntung, manta bisa muncul bergerombol dalam jumlah banyak. Tempat ini juga merupakan titik kesukaan para penyelam karena keindahannya. Sayang, saya tak bisa menyelam.

Manta hanya satu dari ratusan ikan yang hidup di perairan ini. Setidaknya ada 872 macam ikan karang yang menghuni daerah ini dengan enam macam spesies lumba-lumba dan tiga jenis paus.

Saya mengunjungi Derawan atas undangan dari The Nature Conservancy, lembaga nirlaba yang bekerja untuk menjaga kelestarian ekosistem laut kepulauan ini. Saat ini Kawasan Konservasi Perairan Berau menghadapi banyak ancaman, seperti perusakan terumbu karang, penangkapan penyu secara ilegal dan penangkapan ikan tak ramah lingkungan dengan racun dan bom.
Foto: Yahoo!/Famega Syavira
Padahal, kepulauan Derawan adalah daerah dengan terumbu karang terkaya kedua di dunia. Luas terumbu karangnya tak kurang dari 66 ribu hektar. Keanekaragaman terumbu karang di daerah ini berjumlah lebih dari 507 spesies, hanya dapat dikalahkan oleh keragaman di Kepulauan Raja Ampat, Papua.

Kepulauan ini juga menjadi pusat bertelur penyu hijau alias Chelonia mydas. Hampir setiap malam ada penyu hijau yang bertelur di sudut gelap pantai. Ada pula penyu sisik atau Eretmochelys imbricata yang sangat langka.

Danau Purba Kakaban

Setelah puas bermain bersama manta, kami melanjutkan perjalanan ke perairan sekitar Pulau Kakaban. Pulau ini istimewa karena ditengahnya ada danau purba berisi air asin. Danau itu semula adalah laguna yang berubah wujud akibat proses pengangkatan daratan berjuta tahun lalu. Air laut beserta seluruh isinya terperangkap di tengah membentuk ekosistem unik.
Foto: Yahoo!/Famega Syavira
Kakaban dihuni empat macam ubur-ubur yang telah kehilangan daya sengat. Ubur-ubur tak menyengat ini hanya ada di dua tempat di dunia. Selain Kakaban mereka bisa ditemukan di Republik Palau, salah satu negara di Kepulauan Pasifik.

Ubur-ubur memenuhi danau seperti cendol. Aurelia aurita berbentuk seperti piring lebar bening. Cassiopeia ornata berenang terbalik dengan tentakel di atas. Martigias papua berwarna coklat dengan jumlah paling banyak. Kami berlomba mencari Tripedalia cystophora, ubur-ubur seujung kuku yang paling jarang ditemukan.

Danau itu punya sistemnya sendiri untuk menyeimbangkan populasi Di dasar danau ada anemon pemangsa ubur-ubur. Ukurannya sebesar jari, berwarna putih transparan dengan sulur. Coba saja dekatkan ubur-ubur ke sulur, dia menyantap ubur-ubur itu dengan mengisapnya.

Untuk menuju ke danau kami harus melalui dermaga kayu menuju hutan lebat. Tangga bersambung masuk dalam hutan, menaiki bukit. Danau ada di balik bukit kecil itu. Setelah berjalan beberapa ratus meter, upaya naik ke atas bukit terbayar sudah. Langit dan laut begitu biru. Udara segar bertiup dari pulau yang hijau.
Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Kami langsung mencebur, lengkap dengan snorkel dan fin. Ubur-ubur banyak sekali dan mudah ditangkap. Rasanya seperti memegang jelly. Di tempat lain dengan ubur-ubur sebanyak ini, tak bakal ada orang yang berani berenang karena akan tersengat.

Hanya ada kami berlima dan pulau. Hanya terdengar bunyi tonggeret dan desir angin yang membuat kecipak kecil di permukaan danau. Suasana hening ini menambah kemisteriusan danau yang masih menyimpan banyak rahasia yang belum terungkap. Oleh Famega Syavira.
Sumber : Yahoo.com